Daun Kari

Nama ilmiah: Murraya koenigii

Suku: Sprengel Rutaceae

Nama: Curry leaf (Inggris), Daun kari (Indonesia)

Daun kari tumbuh dalam semak meranggas yang cantik dan aromatik, atau pohon kecil yang di daerah himalaya dapat tumbuh sampai ketinggian 6 meter dan berdiameter 15-40 cm. Aroma  daun kari segar dan sedap, agak mirip dengan jeruk keprok.  Minyak esensialnya  berwarna  kuning muda dan aromatik.

Komposisi daun kari adalah sebagai berikut:

Protein: 6,1%

Lemak: 1%

Karbohidrat: 16%

Serat: 6,4%

Zat besi: 3,1%

Mineral: 4,2%

Kalsium: 810 mg

Fosfor: 600 mg

Karoten: 12.600 IU

Asam nikotinik: 2,3 mg

Vitamin C: 40 mg/100g

Daun, kulit kayu, dan akar tanaman ini digunakan dalam pengobatan tradisional setempat karena bisa berfungsi sebagai tonik herbal, dan digunakan dalam pengobatan penyakit pencernaan, mual saat hamil muda, pening, muntah, diare, disentri, dan wasir. Mengkumsumsi 10 helai daun kari segar setiap pagi mencegah diabetes yang  mungkin terjadi karena faktor keturunan atau obesitas. Daun kari  juga dapat digunakan  untuk mengobati luka bakar, memar, dan ruam kulit.

Jus yang disuling dari buahnya dapat dioleskan dengan tambahan jus jeruk limau ke daerah yang disengat atau digigit serangga beracun, mengkomsumsi banyak daun kari setiap hari dapat mencegah tumbuhnya uban yang terlalu dini. Minyak kelapa yang direbus dengan daun kari merupakan tonik rambut  yang baik untuk merangsang pertumbuhan rambut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s